JawaPos.com - Kasus pemenggalan kepala Tumidi Yono, 35, tenaga honorer petugas kebersihan SMA 01 Kembayan, akhirnya terungkap. “Pernah juga, Tumidi dan istrinya ini sedang membakar sampah yang merembet hingga ke lahan PJR. Ketika ditemukan, mayat Tumidi sudah tanpa kepala dan kedua tangannya luka akibat bacokan senjata tajam, Rabu (1/2) lalu. Begitu melihat Tumidi di kebunnya, diam-diam dari belakang, tersangka langsung memukul tengkuk belakang Tumidi menggunakan gagang egrek. Kemudian tangan kiri tersangka menjambak kepala korban, sementara tangan kanannya memenggal kepala korban menggunakan egrek itu,” ujar Charles.
Source: Jawa Pos March 14, 2017 06:45 UTC