TEMPO.CO, Jakarta- Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh menyatakan kasus kejadian luar biasa difteri yang terparah terjadi di wilayah Jawa Timur. Kasus difteri di provinsi tersebut paling banyak jumlahnya. "Dari 95 kabupaten-kota melaporkan kasus difteri, yang terparah Jawa Timur, kedua Jabodetabek, dan Tangerang Banten," kata Subuh dalam keterangannya kepada wartawan di Palembang pada Selasa, 5 Desember 2017. Subuh menjelaskan kriteria kejadian luar biasa ialah di mana satu kasus difteri ditemukan di suatu wilayah maka dikatakan KLB difteri. Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin menyampaikan temuan kasus difteri di Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Kemuning Ilir hanya terduga secara klinis.
Source: Koran Tempo December 06, 2017 04:41 UTC