JAKARTA, KOMPAS.com – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir mengaku, pihaknya telah mendapat informasi terkait ancaman yang ditujukan kepada empat ABK kapal tunda Charles. Sebelumnya, kelompok Al Habsyi Misaya, salah satu faksi bersenjata Filipina, Abu Sayyaf, mengancam akan membunuh empat ABK kapal tunda Charles, jika tuntutan uang tebusan mereka tidak dipenuhi perusahaan. "Setelah menelpon, saya kembali mendapat pesan singkat melalui telepon genggam saya dari nomor Filipina yang kembali menegaskan uang tebusan empat ABK kapal tunda Charles yang mereka minta, yakni 250 juta Peso. Dari informasi terakhir yang diperoleh, para sandera dalam kondisi baik. Ada rencana, keluarga akan dibawa ke Jakarta untuk mendapat informasi lebih detil,” kata Arrmanatha di Kantor Kemenlu, Kamis (28/7/2016).
Source: Kompas July 28, 2016 07:18 UTC