CARACAS, KOMPAS.com – Aksi protes terhadap pemerintahan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, selama 1,5 bulan ini telah menewaskan sekitar 42 orang. Seorang polisi ditangkap atas dugaan keterlibatannya dalam pembunuhan seorang pengemudi taksi berusia 33 tahun, yang ditembak di dekat perbatasan dengan Tachira. Seorang pemuda berusia 17 tahun yang ditembak di kepalanya saat melakukan demonstrasi di negara bagian Barinas pada Senin, akhirnya tewas pada Selasa pagi. Baca: Demo di Venezuela, 400 Terluka dan 1.300 Orang DitangkapDewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dijadwalkan bertemu secara tertutup mengenai Venezuela, Rabu (17/5/2017) di New York, atas permintaan Amerika Serikat. Pertemuan DK PBB untuk membahas krisis Venezuela merupakan langkah pertama yang belum pernah diambil sebelumnya oleh dewan beranggotakan 15 negara kuat itu.
Source: Kompas May 17, 2017 07:02 UTC