REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjalani Ramadhan di New York City, Amerika Serikat, menghadirkan dinamika unik bagi komunitas Muslim di tengah keriuhan kota yang tak pernah tidur. Berbeda dengan Indonesia yang dipenuhi pedagang takjil di pinggir jalan, warga Muslim di New York harus lebih mandiri dalam menyiapkan hidangan berbuka. Menariknya, suasana Ramadhan di New York terasa sangat inklusif karena keberagaman etnis yang ada, mulai dari komunitas Arab, Pakistan, Bangladesh, hingga warga asli Amerika. Rasa aman dan kepercayaan diri umat Muslim di New York pun semakin meningkat pada Ramadhan tahun ini. Hal ini tidak lepas dari dinamika politik lokal dengan terpilihnya Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York Muslim pertama.
Source: Republika February 27, 2026 14:42 UTC