REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember, Jawa Timur, menciptakan detektor kelayakan telur. Penemuan ini dilandasi karena prihatin dengan kesulitan para peternak ayam petelur dalam memeriksa kondisi telur yang akan dijual di pasaran. Ketiga mahasiswa pencipta alat deteksi kelayakan telur yakni M. Arif Baihaqi, Muh. "Kami mengamati selama ini peternak ayam petelur kesulitan dalam menentukan mana telur yang layak dan mana yang tidak, sehingga kami membuat alat detektor kelayakan telur," kata Malikul Fanani di Kampus Fakultas Teknik Universitas Jember, Kamis. Judul karya tulis mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember itu "EGGSOS: Inovasi Alat Detektor Kelayakan Telur Ayam Berbasis Arduino Dengan Menggunakan Fuzzy Logic di Kabupaten Jember".
Source: Republika October 12, 2017 20:03 UTC