Para pedagang itu merupakan tiga penjual nasi goreng dan pedagang cilok. Menurut Bayu, keempat pedagang terjaring oleh ketua RT dan RW setempat yang melakukan pendataan terhadap warga yang mudik saat Lebaran 2020. Dari hasil pendataan tersebut terjaring empat pedagang asal Tegal yang baru kembali dari mudik pada Rabu, 27 Mei 2020. Warga, RT, dan RW diminta untuk mengawasi serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keempat pedagang yang sedang menjalani karantina. Di rumah kontrakan para pedagang tersebut dipasang stiker bertuliskan "Rumah Pendatang Mudik ini Dalam Pengawasan Karantina Mandiri 14 Hari".
Source: Koran Tempo May 28, 2020 10:30 UTC