Saat itu muncul isu kalau rekan, penasehat, sekaligus mantan ajudannya, Choi Soon-sil, adalah presiden bayangan. Dia dan Choi sudah bersahabat selama 40 tahun. Pada Oktober Park mengakui bahwa dia memberi akses kepada Choi untuk mengedit pidato-pidato kenegaraannya. Padahal, Choi tidak memiliki jabatan resmi untuk melakukan itu. Tak hanya itu, tersiar kabar pula kalau Park melakukan penyalahgunaan kekuasaan dengan mengizinkan Choi untuk ikut campur dalam urusan pemerintahan.
Source: Jawa Pos March 10, 2017 09:45 UTC