TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran telah memutuskan untuk memblokir akses aplikasi pesan yang paling banyak digunakan warga, Telegram, Senin (30/4/2018). Namun Menteri Telekomunikasi Mohammad Javad Azari Jahromi menyebut, tidak mungkin untuk sepenuhnya menutup akses masyarakat terhadap informasi. Baca juga: Iran Larang Penggunaan Telegram dan Instagram di Sekolah"Ini bukan soal teknologi yang bersalah, korup atau menyimpang. Pemerintah telah melarang penggunaan Telegram di wilayah Iran setelah aplikasi tersebut dituduh telah digunakan kelompok oposisi untuk provokasi kerusuhan. Keputusan tersebut melanjutkan arahan Presiden Hassan Rouhani yang sebelumnya telah melarang penggunaan aplikasi Telegram maupun aplikasi pesan asing di kantor-kantor pemerintahan.
Source: Kompas May 01, 2018 10:30 UTC