JawaPos.com - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Habiburokhman menduga ada provokator di balik kekerasan terhadap sejumlah jurnalis saat aksi 112 kemarin, Sabtu (11/2). "Massa sebanyak itu bisa saja ada provokator," ujarnya di Kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (12/2). Karena mengetahui kedua jurnalis dari Metro TV, tiba-tiba dari kerumunan massa mengusir mereka. Dari keterangan yang dikumpulkan, kedua jurnalis Metro TV saat itu mengambil gambar di depan pintu masuk Al Fatah Masjid Istiqlal di sisi timur laut, seberang Gereja Katedral. Belum sempat masuk, terdengar suara dari belakang “Usir Metro TV... usir Metro TV.” Keduanya digiring oleh massa dan dicaci maki, di intimidasi, dan diminta keluar dari lingkungan masjid.
Source: Jawa Pos February 12, 2017 10:04 UTC