JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih sulit meninggalkan level 15.000 nya. Kurs rupiah pekan depan diproyeksi masih bergerak fluktuatif dikisaran 15.150-15.250. Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, sentimen positif datang dari penurunan harga minyak mentah (acuan Brent) yang sempat menyentuh level 85 usd per barel, kini berangsur turun ke USD 80,4 per barel. Ilustrasi mata uang rupiah dan USD (DOK. Pidato Presiden Jokowi, kata dia, juga ditanggapi positif oleh pasar karena menitikberatkan pentingnya kooperasi dan koordinasi dalam menjaga stabilitas ekonomi global ditengah perang dagang.
Source: Jawa Pos October 14, 2018 13:07 UTC