Di tengah jalan, WAP yang putus sekolah tersebut dijegat oleh HA dan dua temannya, AR (12) dan AH (11), yang merupakan kakak-adik. HA dan dua temannya itu kemudian mengajak WAP dan J ke dalam sebuah rumah kosong. Di situ, AR dan AH lalu memegang tangan dan kaki WAP. “Anak saya ngomong sempat ngelawan, sempat nendang mereka, tapi dipegangin terus sama temen-temennya pelaku,” ujar DH di depan unit PPA Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (26/5). Laporan WAP dan DH tercatat dengan nomor LP/409/K/V/2017.
Source: Jawa Pos May 28, 2017 09:22 UTC