Namun, seiring kemunculan Zlatan Ibrahimovic, Marcus Rashford, hingga Romelu Lukaku secara berkala, Martial mulai mengalami kesulitan. Dia cukup sering dibangku cadangkan hanya sebagai pemain pengganti. Dia memastikan bahwa Martial berkembang sangat pesat terlepas dari perannya di dalam tim. Jika ada satu kata yang tepat untuk dia adalah bahagia. Martial benar-benar berkembang, tidak hanya keinginannya, tapi hasratnya untuk efektif sangat terlihat.
Source: Jawa Pos September 23, 2017 10:18 UTC