REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Mayjen TNI Markoni menanggapi terkait saran wajib militer terutama bagi anak-anak muda di Indonesia. Menurutnya, untuk saat ini ada konsep bela negara yang digagas Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk meningkatkan kecintaan dan nasionalisme rakyat, termasuk anak-anak muda Indonesia,"Wajib militer bukannya kita tidak mau, Kemhan sudah lakukan (program) bela negara. Kalau rakyat terlatih, ini bisa menjadi kekuatan luar biasa," ujar Markoni yang mewakili Panglima TNI dalam diskusi di Jakarta, Rabu (17/5). Markoni meminta pendidikan bela negara tidak dipandang apriori karena, semata-semata ini bukan tujuan untuk wajib militer. "Ini tidak semata-mata ada wajib militer, ini adalah bagaimana kalau terjadi suatu saat nanti, jika ada bela negara, karena sistem pertahanan kita adalah rakyat semesta," kata dia.
Source: Republika May 17, 2017 06:45 UTC