Karenanya, semua elemen diminta tetap menjaga perdamaian dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, meminta tokoh-tokoh di Indonesia, baik agama dan politik, tidak menyebarkan pernyataan-pernyataan yang bersifat provokatif. Tapi, ia tetap berharap perbedaan yang saat ini ada tidak memecah belah masyarakat, sehingga perdamaian di Indonesia bisa tetap dan terus terjaga. Terkait sikap PBNU atas rencana Aksi Bela Islam II, ia menegaskan itu merupakan keputusan organisasi berdasarkan rapat gabungan semua jajaran syuriah PBNU. Selain itu, rapat yang menghasilkan lima sikap berisi pandangan dan imbauan itu diikuti pengurus harian, serta disaksikan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj.
Source: Republika October 28, 2016 11:05 UTC