Bahkan kata Arsul Sani, seluruh struktur maupun akar rumput kultural partai berlambang Ka’bah itu sudah mengetahui sikap Djan Faridz yang mendukung Ahok. Kemudian dukungan Djan Faridz beserta kelompoknya tersebut hanya untuk kepentingan dirinya serta kelompoknya tersebut. Sementara beberapa orang yang selama ini menjadi pendukung utama Djan Faridz juga sudah tak satu suara, bahkan mereka mulai menentang Djan Faridz atas dukungannya terhadap Ahok. "Sebenarnya Ahok pun tahu bahwa dukungan Djan Faridz sebenarnya adalah "kosong" karena baik legal maupun kultural di PPP tidak akan mengikuti Djan Faridz dalam Pilgub DKI Jakarta," jelasnya. Artinya Djan Faridz cuma berharap apabila dia benar-benar mendukung Ahok, pemerintah akan mencabut pencabutan Surat Keputusan tahun ini, dan penerbitan SK untuk Djan Farida sendiri.
Source: Republika October 17, 2016 07:41 UTC