JawaPos.com- Pelacur- pelacur impor itu tidak hanya bergeliat di tempat hiburan malam atau tempat ’’rekreasi dewasa’’ lainnya. Darto sudah punya jadwal rutin untuk menjemput perempuan-perempuan penghibur tersebut di salah satu perumahan mewah di kawasan Surabaya Selatan. Dia tentu menjemput kalau ada ’’perintah’’ dari pelanggannya, salah seorang pengusaha di Surabaya di bidang penjualan motor. Sesampai di depan rumah, Darto hanya diam dan memberi tahu pengusaha tersebut bahwa dirinya sudah sampai. ’’Mobil pria yang pesan ditinggal di rumah makan itu,’’ ucapnya seraya menyebut salah satu rumah makan seafood beken di Surabaya.
Source: Jawa Pos January 21, 2017 11:38 UTC