Muslim cerdas yang paling banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk mati. Rasululllah SAW menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk hidup berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas." Dikatakan cerdas, karena ia tidak hanya berfikir untuk kehidupan kini di sini, tapi juga mempersiapkan kehidupan setelah mati. Hadits ini kalau dikaitkan dengan tiga pertanyaan setan dan tiga jawaban Hatim al-Asham dapat menjadi formula mengingat mati, yakni di kala lapang dan sempit. Ketiga, apabila di kala lapang (muda) maupun sempit (tua) kita mengingat mati, maka kita tidak lagi berburu rumah megah.
Source: Republika July 21, 2020 03:11 UTC