ADVERTISEMENTSelanjutnya di video tersebut ada potongan wawancara seorang perempuan memegang kuas bulu yang berasal dari bulu babi. “Yang berasal dari bulu babi tapi dari sini kita hanya difungsikan hanya untuk bangunan, hanya untuk mengecat bangunan rumah atau jalan atau gapura-gapura. ADVERTISEMENTPertanyaannya kemudian, apakah kuas bulu sama sekali tidak boleh digunakan untuk kegiatan masak? ADVERTISEMENT“Hati-hati impor dari China banyak yang menggunakan bulu babi,” ujar Chef Eki saat dihubungi Republika.co.id, Senin (5/2/2024). Menurut dia, bisa jadi jika kuas bulu digunakan untuk membakar makanan maka bulunya bisa ikut terbakar.
Source: Republika February 07, 2024 04:51 UTC