Pakar kemanan siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha mengatakan keaslian rekaman tersebut perlu diteliti sebab menurutnya masih sumir. Dia menjelaskan, rekaman tersebut bisa berkembang liar karena keluar dalam keadaan tidak ada kasus hukum sama sekali. Saat ini menurutnya yang paling penting yaitu memastikan dari mana asal rekaman tersebut, apakah dari telepon pintar atau sengaja dari penyadapan. "Ini dilakukan untuk memastikan apakah suara dalam rekaman tersebut memang benar Menteri Rini dan Sofyan Basir," ujar Pratama. Kedua, dilakukan pengujian rekaman suara suspect dengan rekaman suara pembanding.
Source: Republika April 30, 2018 14:37 UTC