JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurrahman, didakwa menggerakkan orang melakukan berbagai aksi terorisme. Salah satu aksi teror yang digerakkan Aman adalah peledakan bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada awal 2016. Baca juga: Pelaku Peledakan Bom Thamrin 2016 Sasar Warga AsingTeror yang digerakkan Aman, kata Anita, telah membuat banyak orang ketakutan dan menimbulkan korban massal. Aman menggerakkan orang melakukan teror dengan beberapa cara. Baca juga: Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom ThamrinAtas ceramah-ceramahnya itu, Aman dianggap sebagai orang yang berani menyampaikan sesuatu hal yang benar menurut mereka.
Source: Kompas February 15, 2018 06:22 UTC