Penerbitan SUN berdenominasi Yen Jepang alias Samurai Bonds ini merupakan yang kedua kalinya di masa pandemi sejak Juli 2020. "Penerbitan Samurai Bonds ini berhasil mencetak benchmark size sebesar 100 miliar yen Jepang yang ketujuh kalinya sejak 2015," sebut Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu dalam siaran pers, Jumat (21/5/2021). Daftarkan emailCapaian positifnya adalah penerbitan SUN pada tenor 3 tahun ini merupakan yang terkecil dalam sejarah penerbitan Samurai Bonds Pemerintah Indonesia. Kemudian, tercapainya spread terhadap Yen Swap dan kupon terendah untuk seluruh tenor dalam sejarah penerbitan Samurai Bonds oleh Pemerintah Indonesia tanpa JBIC guarantee. Lalu, penerbitan menawarkan kupon terendah sepanjang sejarah penerbitan Samurai Bonds untuk tenor 10 tahun, yaitu sebesar 0,89 persen.
Source: Kompas May 21, 2021 11:37 UTC