TEMPO.CO, Jakarta -Komunikasi antara pengusaha Rusia, Alexander Perepilichnyy, dengan agen rahasia otoritas Inggris sempat menimbulkan ketegangan antara kedua negara. Perepilichnyy diduga membocorkan kasus dugaan pencucian uang yang terbesar di Rusia kepada seseorang di Inggris. Perepilichnyy sempat tinggal di Inggris lantaran merasa tak aman di Rusia. Bill menuduh pemerintah Rusia, bersama pihak kepolisian dan kelompok kriminal Rusia mengendalikan praktik yang menimbulkan kerugian hingga US$ 230 juta. Pemerintah dan kepolisian Rusia menutup rapat seluruh sistem dan datanya.
Source: Koran Tempo March 13, 2017 21:45 UTC