REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Komite Nasional Solidaritas Rohingya (KNSR) Syuhelmaidi Syukur mengatakan, sebenarnya etnis Rohingya itu merupakan etnis yang rajin bekerja. Dengan kebiasaan itu etnis Rohingya akhirnya mereka menguasai pasar di Rakhine. "Etnis Rohingya yang merupakan pedagang pasar ini sebenarnya memiliki potensi untuk mandiri secara ekonomi, bahkan mereka bisa membuat pasar sendiri," ujar Syuhelmaidi. "Tak ada rumah, tak ada tempat kembali, untuk apa kembali ke Myanmar kalau hanya untuk dibunuh. "Bila perlu pasukan PBB datang untuk menyelesaikan masalah pengungsi Rohingya ini.
Source: Republika October 24, 2017 13:07 UTC