Menurut Putin, serangan tersebut bisa memperburuk hubungan AS-Rusia. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan berencana meningkatkan efektivitas sistem pertahanan udara di Suriah menyusul serangan itu. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan potensi serangan langsung antara AS dan Rusia di Suriah telah meningkat secara signifikan sejak serangan rudal AS. Peskov menambahkan bahwa serangan udara AS pada Suriah dilakukan untuk kepentingan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS dan organisasi teroris lainnya. Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan terhadap pangkalan udara dari mana serangan senjata kimia diluncurkan terhadap Suriah.
Source: Koran Tempo April 07, 2017 18:33 UTC