Tepatnya pada Kamis (5/1), saat dirinya menerima laporan sejumlah plafon atap kelas I ambrol. Dia pun bergegas memeriksa kondisi atap kelas. Untung, anak-anak tidak di kelas saat itu. ”Bukan hanya siswa kelas I, siswa kelas II dan III juga kami pindahkan tempat belajarnya. Pantauan di lokasi menunjukkan, hampir seluruh material bangunan atap kelas I roboh dan memenuhi seisi ruang kelas.
Source: Jawa Pos January 17, 2017 10:36 UTC