REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Rektor Universitas Pamulang (Unpam) Dayat Hidayat menegaskan, bahwa diberlakukannya aturan larangan bercadar sama sekali tidak ada kaitannya dengan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa waktu lalu. Dayat mengimbau publik seharusnya melihat aturan itu secara umum, tidak hanya sekadar larangan cadar saja. Sebab aturan tersebut sudah satu paket dengan aturan rambut dan berbusana rapi. Ia berkata, dasar Unpam memberlakukan larangan tersebut semata-mata karena ingin proses kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar. "Kalau mau berdebat begitu itu yang urat lehernya gede yang panjang menang, jadi semata-mata aturan itu dibuat untuk kebaikan anak-anak," katanya.
Source: Republika August 09, 2017 13:43 UTC