Mengenai perguruan tinggi negeri (PTN) mana yang menjadi sasaran, mantan rektor Universitas Diponegoro Semarang itu masih melakukan pemetaan. Pejabat 59 tahun itu berharap masuknya rektor asing mampu menempatkan PTN Indonesia dalam daftar 100 besar dunia secara bertahap. Dia sedikit membocorkan, tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan menawarkan akademisi dari Australia untuk menjadi rektor PTN. Sebab, praktik rektor asing memimpin PTN atau perguruan tinggi publik di suatu negara lumrah dilakukan di luar negeri. Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (pur) Moeldoko mengatakan, presiden menyetujui rencana merekrut rektor dari luar negeri di beberapa kampus Indonesia.
Source: Jawa Pos August 02, 2019 06:22 UTC