JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebutkan, adanya penerapan tatanan normal baru atau "new normal" bakal meningkatkan jumlah masyarakat positif terpapar virus corona (Covid-19). Baca juga: New Normal, Harapan Pemerintah Pulihkan Ekonomi dari Dampak PandemiDia menegaskan, KSPI dan buruh Indonesia mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintahannya untuk memerangi penyebaran Covid-19 dengan tetap mengkampanyekan physical distancing dan meminta buruh diliburkan secara bergilir. Bukan menerapkan istilah "new normal" yang membingungkan para buruh dan masyarakat kecil. Setidaknya ada lima fakta yang menjadi alasan, antara lain:Fakta pertama, jumlah orang yang positif corona masih terus meningkat. Fakta kedua, sejumlah buruh yang tetap bekerja akhirnya positif terpapar corona.
Source: Kompas May 28, 2020 03:33 UTC