Kedutaan Besar Spanyol di Libya ditutup selama tujuh tahun karena perang saudara. REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kembali membuka kedutaan besar negaranya di Libya pada Kamis (3/6). Pembukaan itu dilakukan setelah Kedutaan Besar Spanyol di Libya ditutup selama tujuh tahun karena perang saudara. Sanchez mengatakan, sekelompok pebisnis Spanyol tertarik untuk berinvestaso di bidang kesehatan, rekonstruksi, infrastruktur, energi terbarukan, pertanian, dan peternakan di Libya. Sementara itu, Dbeibah menyambut baik pembukaan kembali Kedutaan Besar Spanyol di Libya.
Source: Republika June 04, 2021 03:33 UTC