JawaPos.com - Staf Ahli Menkopolhukam Sri Yunanto mewanti-wanti, agar Reuni 212 tak ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politis atau paham-paham radikalisme. Namun, di sisi lain dia mempertanyakan keseriusan panitia dalam menjaga misi aksi ini, apa benar untuk ajang silaturahmi sesama muslim. "Saya pertanyakan, bisa nggak panitia, bisa nggak PA (Persaudaraan Alumni) 212 menjaga kemurnian daripada misi ini? Walaupun misi awalnya sudah tidak ada, kan misi awalnya terkait dengan Pak Ahok dan itu sudah selesai," tambahnya. Sebelumnya, aksi Reuni 212 rencananya akan diadakan di kawasan Monumen Nasional pada Minggu (2/12).
Source: Jawa Pos December 01, 2018 16:30 UTC