JawaPos.com – Kalangan perempuan disebut lebih sulit untuk mendapatkan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, saat ini juga terjadi pergeseran di mana para wanita kantoran melakukan bisnis kecil-kecilan untuk mendapatkan pemasukan. “Terjadi pergeseran di masa pandemi, pekerjaan wanita menjadi wirausahawan dengan membuka lapak di platform e-commerce,” ungkap pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira kepada JawaPos.com, Kamis (11/6). “Misalnya program bantuan kredit ke perempuan bisa diperbesar lagi, khususnya yang berbisnis secara online atau bisa melakukan subsidi internet gratis bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi,” tambahnya. Bahkan, pekerja yang di PHK juga mendapatkan bantuan 800 hingga 1.000 ringgit per orang atau sekitar Rp 3,2 juta (kurs Rp 3.248).
Source: Jawa Pos June 11, 2020 12:11 UTC