JawaPos.com – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti mengaku was-was dengan kans tunggal putri di Olimpiade Tokyo 2020. Untuk diketahui, sektor tunggal putri Indonesia hingga saat ini masih menjadi sektor yang paling tertinggal. Susy bahkan mengatakan bahwa sebetulnya ketiga pemain tersebut belum bisa bersaing di turnamen level super 500 ke atas. Juara di level 100 itu poinnya 2.600, sama seperti babak satu di level 500,” ujar Susy. Karena itu, Susy berharap para pemain tunggal putri yang dikirim dalam turnamen-turnamen level super 500 ke atas bisa terus bermain semakin baik.
Source: Jawa Pos April 16, 2019 09:11 UTC