JawaPos.com–Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dituding sebagai dalang yang memecah belah PDI Perjuangan Surabaya. Saya komitmen pemilu bermartabat,” tegas Machfud. Menurut dia, warga Surabaya tidak akan dengan mudahnya mempercayai berita hoax tudingan tersebut. Ketika ditanya mengenai program yang dijiplak, Machfud memberikan istilah ekor tidak akan bisa sama dengan kepala. Dia menegaskan, temuan di lapangan yang menunjukkan bahwa masih banyak aset pemerintah kota yang belum dimanfaatkan dan disentuh secara langsung.
Source: Jawa Pos November 20, 2020 11:37 UTC