REPUBLIKA.CO.ID, KUNDUZ -- Pegaris keras Taliban merebut distrik penting di provinsi Baghlan, Afghanistan utara, sesudah bertempur beberapa hari, kata petugas terkait, Senin (15/8). Taliban melakukan pemberontakan di negara itu dan berupaya mengusir pasukan sekutu pimpinan NATO dari Afghanistan dan menerapkan hukum syariah di negara itu. Tentara pemerintah kesulitan menghadapi pasukan Taliban walau dibantu serangan udara militer Amerika Serikat dan pesawat tempur Afghanistan. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, pasukannya telah mengambil alih wilayah itu dan mengibarkan benderanya yang berwarna putih. Puluhan anggota Taliban juga menyerang Distrik Want Waygal di Provinsi Nuristan, wilayah timur Afghanistan.
Source: Republika August 15, 2016 11:37 UTC