Senin, 09 Januari 2017 | 16:47 WIBPresiden Jokowi mengunjungi Pasar Induk Kajen di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin, 9 Januari 2017. Aditya Budiman/TempoTEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia menyatakan insiden penerobosan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Australia, merupakan masalah kriminal. Menurut Jokowi, insiden penerobosan itu sama sekali tidak berkaitan dengan keutuhan bangsa. "Penerobosan di gedung KJRI di Melbourne merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat ditoleransi," ujar Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, dalam keterangan tertulisnya, kemarin. Sebagai negara penerima, Australia wajib dan bertanggung jawab memproses hukum dan menjamin keamanan semua misi Indonesia di Australia.
Source: Koran Tempo January 09, 2017 09:45 UTC