REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Sekitar 1,5 ton biji kopi Boyolali-Merbabu, Toraja, dan Flores-Bajawa akan dikirim langsung dari Pelabuhan Tanjung Priuk ke Pelabuhan Hamburg di Jerman. Yaitu produsen kopi Indonesia belum paham selera kopi orang Eropa sehingga mengekspor kopi yang hanya dianggap enak secara lokal. KBRI Berlin pada tahun lalu mengirimkan sampel biji kopi hasil olahan para coffee roaster Jerman ke Indonesia untuk dicicipi para ahli kopi nasional agar dapat mengetahui cita rasa kopi yang disukai konsumen Jerman. Ekspor kopi Indonesia kali ini akan menambah varian kopi Indonesia di pasar Jerman yang sudah akrab dengan aroma kopi seperti Lintong, Gayo, Mandailing, dan Luwak. Peningkatan dan diversikasi varian biji kopi Indonesia ke Jerman tercapai melalui pola kemitraan yang baik antara pemerintah dan swasta.
Source: Republika March 05, 2021 01:59 UTC