Polisi kemudian mendapat info kalau ada warga di Kelurahan Sasi yang sebelumnya hamil, namun kemarin usai kejadian terlihat perutnya mengempis,”jelas Petrus. Saat polisi memanggil penghuni di dalam rumah, yang membukakan pintu adalah Rosalina Salu sendiri yang terlihat pucat dan perutnya rata saja. “Dari hasil konfirmasi yang dilakukan oleh polisi, yang bersangkutan (Rosalina) mengaku bahwa dialah yang melahirkan dan pergi meletakan di dalam parit karena takut masuk penjara. Setelah itu, lanjut Petrus, dua warga itu lalu menginformasikan kepada warga dan membawa bayi malang tersebut ke puskesmas terdekat guna diberi perawatan medis. “Dua warga yang temukan bayi, juga melapor ke polisi, sehingga setelah menerima laporan, anggota kemudian turun ke lokasi dan masih mencari tahu ibu bayi, terutama kos-kosan terdekat,” ungkapnya.
Source: Kompas September 12, 2016 05:15 UTC