JawaPos.com – Tiongkok menolak tawaran untuk bergabung dalam perundingan pembatasan senjata nuklir dengan Amerika Serikat. Permintaan berulang kali disuarakan oleh Washington agar Tiongkok bergabung dalam negosiasi trilateral dengan Rusia untuk memperpanjang perjanjian senjata nuklir yang disebut perundingan baru. Baca juga: Tiongkok Tuding Amerika Serikat Sebar Fitnah Soal Laporan Covid-19Ini merupakan perjanjian senjata nuklir utama antara Amerika Serikat dan Rusia, yang akan berakhir pada Februari tahun depan. Tiongkok dengan persenjataan nuklir terbesar di dunia setelah AS dan Rusia, telah mempertahankannya tidak akan bergabung dalam pembicaraan dengan Washington dan Moskow untuk mengurangi jumlah persenjataan nuklirnya. Sebab Tiongkok memiliki persenjataan nuklir yang jauh lebih kecil daripada dua lainnya.
Source: Jawa Pos July 11, 2020 11:07 UTC