JawaPos.com – Unjuk rasa yang menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja berujung ricuh. Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian, perusakan fasilitas umum itu tidak perlu terjadi. Ada juga yang membakar halte dan lain sebagainya. Baca juga: Unjuk Rasa Makin Rusuh, Pos Polisi Harmoni TerbakarDonny meminta peserta unjuk rasa untuk harus bisa mematuhi koridor-koridor dalam menyampaikan aspirasi. Supaya, perusakan fasilitas umum tidak terjadi lagi.
Source: Jawa Pos October 08, 2020 13:32 UTC