MANILA, KOMPAS.com - Wakil presiden Filipina Leni Robredo mengkritik kebijakan perang melawan narkotika yang dikobarkan Presiden Rodrigo Duterte. Robredo mengatakan, masalah narkotika di Filipina tak bisa diselesaikan hanya dengan menggunakan peluru. Namun, lanjut dia, menyelesaikan masalah narkotika tidak bisa hanya dengan menggunakan peluru. Sementara itu, juru bicara kepresidenan Ernesto Abella mengatakan, Robredo bisa berbicara apapun terkait masalah publik tetapi disarankan agar tak menyampaikan tuduhan tak berdasar. Dalam sistem pemerintahan Filipina, presiden dan wakil presiden dipilih secara terpisah dan seringkali keduanya berasal dari partai politik yang berseteru.
Source: Kompas March 15, 2017 15:00 UTC