REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Sekitar 900 warga Korea Selatan mencukur kepala mereka pada Senin (15/8) sebagai protes terhadap keputusan pemerintah. Warga Seongju, banyak dari mereka petani budidaya berbagai melon duduk diam dengan muram, mencukur kepala mereka sementara pemimpin protes meneriakkan "Tidak untuk THAAD!". "THAAD tidak boleh digunakan sama sekali, tidak hanya di Seongju tetapi di mana saja di Korea Selatan," ujar seorang petani melon Yoo Ji-won (63 tahun). "Kami warga berkumpul di sini dan mencukur kepala untuk berdemonstrasi menentang penyebarannya," lanjut dia. Kementerian Pertahanan Korsel telah berjanji meminimalkan dampak dari THAAD pada warga dan ligkungan.
Source: Republika August 15, 2016 14:48 UTC