Dalam rangka menyambut Harpelnas tersebut banyak pelaku usaha atau produsen menyapa konsumennya atau pelanggannya dengan berbagai cara. YLKI mengapresiasi Harpelnas dan juga upaya produsen atau pelaku usaha untuk menyapa konsumennya. Namun YLKI menghimbau upaya menyapa konsumen jangan hanya saat momen Harpelnas saja. "Agar pelaku usaha atau produsen tidak gampang "merah telinganya" saat dikritik konsumennya terkait janji pelayanan dan kualitas produknya," ungkapnya. "Ini jelas fenomena yang sangat kontra produktif dengan Harpelnas, dan merupakan pembungkaman terhadap hak-hak pelanggan," paparnya.
Source: Jawa Pos September 04, 2017 07:52 UTC