YLKI Tolak Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online - News Summed Up

YLKI Tolak Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online


Puluhan ojek online dan bajaj parkir di jalur sepeda Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Juli 2018. Tempo/Imam HamdiTEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI),Tulus Abadi, menanggapi rencana Kementrian Perhubungan (Kemenhub) yang sedang mengevaluasi tarif ojek online (ojol). Tulus menjelaskan, bahwa kenaikan tarif ojek online untuk saat ini belum layak untuk dilakukan. Kata Tulus, kenaikan tarif ojek online pada September 2019 sudah cukup signifikan dengan tarif tarif minimal Rp 8.000-10.000, dan perkilometernya sekitar Rp2.000-2.500. Jika pada pengemudi ojek online merasa pendapatannya turun karena promo pihak ketiga, Tulus menuturkan seharusnya pihak Kemenhub tidak serta merta langsung menaikan tarif.


Source: Koran Tempo January 21, 2020 14:26 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */