Sebab video itu menampilkan sosok Hadi Pranoto yang mengaku sebagai profesor mikrobiologi klinik dan mengklaim obat Covid-19 sudah ditemukan. Padahal, nama Hadi Pranoto tak ada di dalam database kedokteran atau organisasi para ahli mikrobiologi klinik. Baca juga: IDI Sebut Hadi Pranoto Bohongi Publik Soal Obat Covid-19 di Video Anji“Video Removed, Inappropriate Content,” tulis YouTube pada pukul 22.35 pada Insta Story milik Anji. Dalam wawancara video YouTube pada 31 Juli 2020 Hadi Pranoto menyebutkan bahwa dia mengklaim terobosan obat cairan antibodi Covid-19 untuk menyembuhkan Covid-19 dan mencegahnya. Baca juga: Sesalkan Video Anji, IDI: Pesan Publik Figur Harus dari Sumber Resmi“Selang sehari kemudian saya mengunggah video lain, berdiskusi dengan seorang profesional.
Source: Jawa Pos August 03, 2020 02:19 UTC