JawaPos.com – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyebut perlindungan kepada para tenaga pendidik, khususnya guru belum dilakukan oleh pemerintah dengan baik. Sebab, belum ada instruksi dari pemerintah kepada guru terkait protokol kesehatan. “Banyak dari protokol itu belum memberikan perlindungan guru. Di sini perlindungan guru itu terancam dengan pandemi,” ungkap dia dalam telekonferensi pers, Sabtu (22/8). “Ketika pemerintah tidak punya biaya swab untuk guru yang mau belajar tatap muka, pemerintah pusat lebih baik jangan mengizinkan belajar tatap muka dan melakukan buka sekolah,” ungkap dia.
Source: Jawa Pos August 22, 2020 10:07 UTC