JawaPos.com - Satu per satu, para pengikut Diman Kanjeng Taat Pribadi akhirnya mau kembali pulang. Di Kabupaten Karawang, Jawa Barat misalnya, sebanyak 12 murid Taat Pribadi memilih balik kanan, setelah nasibnya terkatung-katung. Edi Waluyo, salah seorang pengikut yang juga korban penipuan Dimas Kanjeng mengaku ia menyesal uang yang telah disetorkannya kepada koordinator atau perekrut wilayah Karawang tidak bisa digandakan. "Malah uang saya hilang," ujar dia dilansir Karawang Bekasi Ekspres (Jawa Pos Grup), Rabu (12/10). Ia bertahan di Padepokan Dimas Kanjeng selama 2,5 bulan sejak 18 Juli hingga 2 Oktober 2016.
Source: Jawa Pos October 12, 2016 13:07 UTC