LONDON, KOMPAS.com - Seorang warga Inggris yang bertempur melawan kelompok yang menamakan diri Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) di Suriah menembak dirinya sendiri untuk menghindari penangkapan oleh militan kelompok paling kejam tersebut. Kematiannya terjadi pada Desember 2016 saat Lock – yang bertempur bersama pejuang Kurdi dari Unit Pertahanan Rakyat (YPG) – terlibat pertempuran melawan milisi ISIS di Raqqa, kota di Suriah yang ditetapkan ISIS sebagai ibu kota “kekhalifahan” mereka. "Ia tak siap untuk membiarkan dirinya ditangkap (oleh militan ISIS) ... ia menggunakan senjatanya (untuk menembak dirinya sendiri). Kepada keluarga ia mengaku liburan di Turki sebelum akhirnya mengaku melalui pesan-pesan di Facebook bahwa ia berada di Suriah. Setelah hilang kontak selama beberapa waktu, ayah Lock, Jon Plater, menemukan foto di internet yang memperlihatkan seorang petempur ISIS berdiri di samping jenazah Lock di Raqqa.
Source: Kompas August 03, 2017 01:07 UTC