JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengajukan permohonan agar nama Harun Masiku masuk DPO. Nama Harun Masiku tercantum dalam manifes penerbangan pesawat Batik Air pada hari itu. ”Benar (ada nama Harun Masiku di manifes Batik Air) tanggal 7 (Januari),” ujar petugas bandara yang mewanti-wanti agar namanya tidak dipublikasikan. ”Tim lidik (penyelidikan) yakin dia (Harun Masiku) ada di Jakarta (saat OTT digelar),” tutur dia kepada Jawa Pos kemarin. Sementara itu, terkait permintaan KPK, Polri menyatakan segera memprosesnya.
Source: Jawa Pos January 19, 2020 01:07 UTC