[Fabrice Coffrini/Kolam Renang via REUTERS]TEMPO.CO, Jakarta - Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada konferensi hari Jumat bahwa varian Omicron dapat menjadi dominan karena sangat mudah menular, tetapi vaksin yang berbeda mungkin tidak diperlukan. "Ada kemungkinan bahwa itu bisa menjadi varian dominan," kata Swaminathan, dikutip dari Reuters, 4 Desember 2021. Para ilmuwan di Uni Eropa dan Australia memperkirakan bahwa Omicron dapat menyebabkan lebih banyak infeksi daripada varian Delta dalam beberapa bulan. "Tampaknya ia mampu mengatasi beberapa kekebalan alami dari infeksi sebelumnya," kata ilmuwan WHO itu, tetapi menambahkan bahwa vaksin tampaknya memiliki efek. Baca juga: Varian Omicron Memicu Risiko Infeksi Ulang 3 Kali Lipat Dibanding Varian LainREUTERS
Source: Koran Tempo December 04, 2021 06:37 UTC